Oleh: muzakki82 | 9 Januari 2012

MAFIA BANTUAN “Berkedok Malaikat Berhati Penjahat”

Hemmmm kalau kita lirik judul di atas kok serem yaaa, mugkin terlalu vulgar atau terlalu kasar. Mungkin itu kata-kata yang tepat untuk mereka yang tega melakukan itu, sungguh teganya..teganyaa..teganyaaa dirimu padaku..hehehehe begitu kata Meggy Z.

Kejadian ini berawal ketika bebrapa hari yang lalu aku diberi amanat oleh Pimpinan “Laskar Sengonan” untuk membeli LCD dan Nety. Waktu itu aku diberi uang sebesar 6 jt, aku bertanya2 dari mana uang ini? tapi si pimpinan bilang, ..”Sudah lah itu duit nemu…pokoke pean belikan aja dan segera kwitansinya kasihkan aku”…meskipun ada sedikit ganjalan, tetap saja kulaksanakan tugas ini, karena memang para “Laskar Sengonan” sangat mebutuhkan untuk kelancaran pembelajaran. Aku sempat bingung …mana mungkin uang segini bisa beli barang itu,? tapi pasti bisa. setelah kutelusuri setiap sudut kotaku…sampai ke seluruh penjuru kota, akhirnya kudapatkan barangnya dengan sisa 65 rb saja, alhamdulillah barokah.

Di tengah kegalauan dan tanda tanya besar…dari mana see uang ini? siapa yang memberi? akhirnya kuberanikan bertanya pada Menteri Keuangan “Laskar Sengonan”. Akhirnya…semua jelas dan gamblang dijelaskan asal muasal uang itu. Bagaikan ditempeleng dengan besi PANAS 1000 derajat celcius…bak disambar petir disiang bolong…(humm lebay ya), saat kudengar ceritanya. Bayangkan saja, “Laskar Sengonan” yang melas, miskin, prihatin dapat bantuan 15 jt tapi yang diberikan ke kita cuma 6 juta. Kemna yang 9 juta? hemmm sungguh teganya para mafia2 tersebut, tega merebut hak kami “Laskar Sengonan”.

Mereka datang bak seorang malaikat suci ingin meberi bantuan, tapi apa yang mereka lakukan? mereka tega menggerogoti hak kami, dan mereka memaksa kami berbuat kebohongan dengan memanipulasi segala laporan yag dibuat.  Sebenarnya kami keberatan, tapi apa daya kami “Nasi telah jadi bubur”. Tadinya kita senang karena ada malikat suci yang ikhlas bantu kami, tapi ternyata dugaan itu salah, mereka menggerogoti kami, memanfaatkan kami untuk menumpuk harta kekayaan. mungkin beginilah wajah mereka

fenomena yang membuat kami terhenyak…adalah oknum2 yang berbuat itu adalah orang-orang yang kami anggap ustad dan memiliki ilmu agama lebih tinggi dari kami. Kemana hati nurani mereka? sehingga tega berbuat seperti itu pada kami, sungguh mereka berkedok “Malaikat” tapi berhati “Penjahat”. Doa kami semoga mereka segera bertaubat dan kembali ke jalan yang benar, mudah2an Alloh SWT mengampuni dosa2 mereka. Biarlah kami jadi korban …jangan sampai ada korban berikutnya.


Responses

  1. biarlah ALLAH yg membalas semua


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: